Kala sendiri. Sepi seperti ini. Kembali
membuatku memikirkan tentang pekerjaan ku yang satu ini. Beban ini.
Ya, aku tak tahu banyak tentang passion. Tak tahu banyak tentang potensi
diri. Tak tahu banyak tentang rencana masa depan. Yang aku tahu, hanya satu.
Berada dalam pekerjaan yang tidak bertentangan dengan hal-hal yang
ditentang-Nya. Berada dalam pekerjaan yang benar-benar halal, benar-benar
memberikan keberkahan. Yang bisa aku pertanggung-jawabkan, yang bisa membuat ku
amanah di dalamnya.
Ya, amanah! Kata yang selalu membuatku
merenung dan mempertanyakannya di dalam diriku sendiri. "Sudahkah aku
amanah??" Terlebih, pekerjaanku yang satu ini bukanlah pekerjaan yang
berhadapan dengan setumpukan dokumen-dokumen atau setumpukan laporan-laporan.
Tapi, lebih dari itu! Berhadapan dengan anak-anak. Dengan manusia. Dengan
generasi, cikal bakal penerus bangsa. Dengan, masa depan seseorang.
Amanah?? Oh, tentu saja itu menjadi sesuatu yang
semakin berat bagiku.
Sebenarnya... Aku ingin sekali mencintai
pekerjaan ini. Aku ingin larut didalamnya. Mencurahkan segala yang aku miliki.
Memberikan segalanya. Segala yang bisa aku lakukan. Namun... Kenyataannya?? Aku
tidaklah sehebat itu. Aku tidak sesempurna itu. Untuk bisa berada didalam
pekerjaan ini.
Banyak hal yang tidak aku miliki, yang
seharusnya aku miliki untuk menunjang pekerjaan ini. Banyak hal yang tidak bisa
aku lakukan, yang justru seharusnya bisa aku lakukan agar bisa "sempurna"
mendidik dan menjaga mereka. Memfasilitasi mereka. Melahirkan bayi bayi masa
depan yang handal dan berakhlak baik. Terlalu banyak hal, yang tidak aku kuasai.
Yang sungguh aku sesalkan sampai saat ini.
Belajar?? Apalah artinya belajar, jika proses
didalamnya membuatku harus menodai masa depan seseorang. Yang mungkin bisa
jadi, bila bukan berada di dalam tanggung jawabku dia akan lebih luar biasa dan
lebih baik.
Sempat ku berpikir, bahwa ini bukan
semata tanggung jawab besarku. Namun, tetap saja pertanyaan, "Sudahkah aku
amanah? Sebenar-benarnya amanah dalam pekerjaan ini?" Selalu mengusik
pikiranku.
Terlebih, setelah nilai nilai itu
muncul.
Di satu sisi, aku senang. Karna aku
berhasil bersikap jujur. Mengajarkan kejujuran. Mengajarkan kerja keras. Tidak
menyepelekan sesuatu.. Setelah perdebatan yang cukup membuat kami bimbang di
hari itu. Tapi di lain sisi, aku merasa bahwa nilai kejujuran ternyata sudah
tidak begitu bisa dibanggakan lagi. Bergeser. Dan justru beralih menjadi sebuah
masalah dan dipermasalahkan. Orang-orang sekarang lebih memilih aman daripada
jujur. Padahal hampir semua orang membutuhkan orang orang jujur yang bisa
mereka percayai. Lalu?? Salahkah jadinya jika di dunia ini tidak ada lagi
orang-orang jujur dan bisa dipercayai?? Jika diri sendiri lebih memilih aman
daripada jujur?!!
Apakah aku juga harus berhenti jujur??
Bergeser dan beralih seperti yang lainnya?? Lalu, apa gunanya aku menolak
pekerjaan lain untuk pekerjaan ini?? Jika pada akhirnya aku berada di jalur
yang ditentang-Nya dan tidak di kehendaki-Nya?? Apa pula jadinya bayi-bayi masa
depan itu jika ditanamkan lebih memilih aman daripada jujur??
Sungguh, aku tidak tahu lagi apa aku
harus tetap berada di dalam pekerjaan ini atau seperti biasanya. Berhenti.
Mencari dan memilih yang sejalan dan menentang hal-hal yang ditentang-Nya. Dan,
lalu apakah aku benar-benar sudah amanah selama ini?? Di tengah-tengah
kekurangan dan ketidakmampuan ku??
Aku rasa tidak. Terlalu banyak hal, yang
tidak bisa aku lakukan. Terlalu banyak hal, yang membuat ku merasa bersalah dan
tetap merasa terbebani. Terlalu banyak
hal yang membuat ku berpikir, "Aku bukanlah guru yang baik. Bukan guru
yang sebenar-benarnya guru seperti yang tergambar dalam tokoh Bu Muslimah di
film Laskar Pelangi." Meski terkadang, aku menikmati pekerjaanku ini.
Aku
sering merasa lelah. Tapi aku lebih sering merasa bersalah.
Entahlah. Jika memang pekerjaan ini baik
untukku. Semoga Allah selalu membantuku dan lingkungan pekerjaanku untuk tetap bisa
amanah dan melahirkan bayi-bayi masa depan yang handal dan berakhlak baik. Jika
tidak, semoga Allah membantuku untuk menemukan pekerjaan yang benar-benar baik
untukku dan bisa membuatku lebih amanah dan jujur di dalamnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar